Beberapa jam yang lalu
saya telah usai melakukan sholat jum’at disebuah masjid dikampung saya. Dalam
khotbah yang dibawakan oleh penceramah dan sekaligus imam sholat jum’at ada
kata-kata yang membuat saya terinspirasi akan membuat tulisan kali ini,
kata-kata tersebut ialah : Akhlak Kepada Alam Semesta.
Kita selalu beranggapan
bahwa akhlak itu hanya ada kaitannya dengan manusia dan juga Sang Pencipta.
Namun hal tersebut sebenarnya belum terasa lengkap bila kita mau merenung dan
berpikir mendalam tentang kepada siapa saja kita harus berakhlak. Banyak dari
kita mempertebal dan menonjolkan akhlak kepada sesame manusia dan juga kepada
Allah.SWT tanpa menghiraukan yang lain. Kita hidup di Bumi ini juga harus
memperlakukan Bumi tempat tinggal kita ini dengan baik dan memperlakukan Bumi
dengan baik termasuk juga bagian dari akhlak dan akhlak tersebut disebut dengan
akhlak kepada alam semesta.
Tanah longsor beberapa
waktu yang lalu yang terjadi di Banjarnegara hal tersebut terjadi selain dari
takdir pasti ada penyebab lain terjadinya hal tersebut dan indikasi yang sangat
kuat adalah ulah manusia yang kurang memperhatikan lingkungan sekitar. Banjir
yang terjadi juga diakibatkan ulah manusia yang kurang menjaga sungai, wabah
penyakit itu juga sebab manusia yang kurang menjaga lingkungannya. Maka dari
itu akhlak kepada alam semesta sangat diperlukan sebab bila kita tidak berbuat
baik kepada alam semesta atau tidak memperlakukan selayaknya maka dia akan
rusak dan menjadi malah petaka bagi kita semua.
Sama halnya dengan manusia
bila akhlak manusia tidak dibenahi, tidak dijaga, maka akan rusak seperti juga
alam yang dibiarkan begitu saja, dibiarkan rusak dan tidak ada usaha untuk
merawat serta membenahi maka alam itu lama kelamaan akan rusak layaknya
manusia. Maka dari itu mari kita perlakukan alam dengan baik atau berakhlak
kepada alam layaknya kita berakhlak kepada manusia. Seperti bila kita menjaga
hati dan perasaan orang untuk tidak menyakiti dengan perkataan yang tidak enak
dan kasar maka kita juga perlakukan alam demikian rupa, hanya saja dengan
implementasi dan contoh yang berbeda seperti jangan membuang sampah
sembarangan, menebang pohon dengan seenaknya, membakar hutan, mencemari air
sungai dan masih banyak yang lainnya. Dengan begitu alam akan merasa terjaga
dan kita pun merasa dijaga oleh alam layaknya kita berbuat baik kepada manusia
maka manusia tersebut akan berbuat baik pula dengan kita.
Maka dari itu mari kita
menjada alam dan berkhlak kepadanya agar kita ini bisa dijaga oleh alam dan
juga pencipta alam itu sendiri Allah.SWT. Alam semesta juga ciptaaan dari
Allah.SWT kalau manusia menjaga ciptaan Allah.SWT maka Allah.SWT akan senang
dan Allah.SWT serta alam semesta juga akan menjaga kita dari mara bahaya dan
hal-hal yang tidak kita inginkan.
Ayo Jaga Alam dan Menjada
Alam Adalah Perbuatan yang dipuji oleh Allah SWT sebagai hambanya yang beriman
dan bertakwa.
0 komentar:
Posting Komentar